Musi Banyuasin: Model Pertanian Berkelanjutan dan Jejak Karet Tertelusur Mendunia

Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pimpin transformasi pertanian berkelanjutan, menginspirasi dunia dengan sistem pelacakan karet yang terintegrasi.

banner"468x90"title"468x90"

Musi Banyuasin, Radar Keadilan – Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam membangun pertanian berkelanjutan dan memastikan ketertelusuran komoditas karetnya telah menarik perhatian dunia.

Partisipasi aktif Muba dalam forum internasional menempatkannya sebagai model bagi daerah lain dalam menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan dan inklusif.

banner"300x250"title"300x250"

Dalam dua forum penting baru-baru ini, Dialog Teknis Regional ke-3 (RTD#3) secara daring pada 23 Juli dan Dialog Yurisdiksi Komoditas Karet di Sekayu pada 9-10 Juli, Muba berkolaborasi dengan pemangku kepentingan global, termasuk Uni Eropa, Jerman, dan negara-negara ASEAN.

Forum ini membahas strategi untuk meningkatkan keberlanjutan dan transparansi dalam rantai pasok komoditas pertanian.

Bupati Muba, H. M. Toha, SH, menekankan komitmen daerahnya untuk memberdayakan petani.

“Kami memastikan praktik pertanian di Muba legal, tertelusur, dan ramah lingkungan, guna mewujudkan petani yang berdaulat dan berdaya saing di pasar global,” tegas Bupati Toha dalam RTD#3.

banner"728x90"title"728x90"