Musim Kemarau Meningkat, Karhutla di PALI Telah Melalap 503,9 Hektare Lahan

Musim Kemarau Meningkat, Karhutla di PALI Telah Melalap 503,9 Hektare Lahan

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Mengingat keterbatasan tersebut, BPBD PALI memohon dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupa peralatan penanggulangan karhutla — termasuk mobil tangki roda dua yang lebih lincah menjangkau area terpencil.

Pembangunan sumur bor juga dinilai mendesak untuk menjamin ketersediaan sumber air saat musim kemarau memuncak.

banner"300x250"title"300x250"

Hingga saat ini, Kabupaten PALI belum menerima bantuan yang disebut senilai Rp100 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk penanganan karhutla.

BPBD PALI juga mengimbau para kepala desa, lurah, dan camat untuk terus memperkuat sosialisasi bahaya membuka lahan dengan cara membakar.

Langkah pencegahan dianggap sangat krusial guna menahan laju api di tengah kondisi lingkungan yang kering dan rawan terbakar.

Dengan luas lahan yang terus bertambah, sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama untuk menekan risiko kebakaran lebih lanjut serta menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten PALI. (*/Nanda) 

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"