Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir resmi menerima Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 Kategori Pratama di tingkat nasional, sebagai pengakuan atas komitmen memperluas akses layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.
Penghargaan diserahkan secara langsung dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan iuran ditanggung pemerintah daerah menjadi pijakan utama keberhasilan ini.
Manfaat nyata dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya Muslimin (55 tahun), warga Desa Ulak Jermun yang didiagnosis gagal ginjal dan rutin menjalani cuci darah.
āAlhamdulillah, saya sudah terlindungi JKN sehingga tidak lagi khawatir soal biaya pengobatan. Program ini benar-benar menolong hidup saya,ā ucap Muslimin dengan penuh rasa syukur.
Universal Health Coverage bertujuan memastikan seluruh elemen masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan tanpa hambatan biaya.
Berdasarkan data resmi BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Ogan Komering Ilir per 1 Januari 2026 mencapai 81,85 persen dari total jumlah penduduk. Khusus untuk Peserta Bantu Pembayaran Iuran (PBPU) Pemerintah Daerah ā yang mencakup pekerja sektor informal dan warga kurang mampu ā cakupan telah mencapai angka impresif 95,90 persen.
āCapaian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh warga Ogan Komering Ilir telah terlindungi jaminan kesehatan, termasuk kelompok masyarakat kurang mampu yang didaftarkan dan dibiayai oleh pemerintah daerah,ā jelas Yusfika, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ogan Komering Ilir.
Menurut Yusfika, pencapaian UHC mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan.
āIni juga menunjukkan kehadiran negara yang nyata dalam memenuhi kebutuhan esensial masyarakat,ā tambahnya.
Bupati H. Muchendi menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama sinergis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan seluruh elemen masyarakat.
āPenghargaan ini adalah wujud nyata komitmen bersama dalam menempatkan kesehatan sebagai prioritas pembangunan serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan,ā tegas Bupati Muchendi.
Meskipun telah mencapai cakupan hampir menyeluruh, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berkomitmen tidak hanya mempertahankan status UHC, tetapi juga terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan, memastikan keaktifan kepesertaan JKN, serta memperkuat layanan kesehatan primer agar semakin dekat dan mudah diakses masyarakat.
āKami menyadari bahwa UHC bukan sekadar angka kepesertaan, melainkan tanggung jawab untuk memastikan layanan kesehatan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,ā pungkas Bupati Muchendi.
Seperti yang dirasakan Muslimin dan ribuan warga lainnya, program ini bukan hanya angka statistik, melainkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih sehat dan terjamin.Ā (*/Yanto)












