Pemerintah Kabupaten Banyuasin Gelar Safari Ramadan 1447 H di Desa Majatra, Pulau Rimau

Pemerintah Kabupaten Banyuasin Gelar Safari Ramadan 1447 H di Desa Majatra, Pulau Rimau

Banyuasin, Berita, RELIGI3021 Dilihat

Pulau Rimau, Radar Keadilan Pada hari Senin, 2 Maret 2026, bulan suci Ramadan 1447 H menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas ibadah bersama masyarakat Kabupaten Banyuasin.

Foto bersama seluruh peserta Safari Ramadan 1447 H di Masjid Nurul Jadid Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau. Jajaran pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama tokoh masyarakat dan generasi muda meramaikan acara, memperkuat tali persaudaraan dan kebersamaan dalam bulan suci Ramadan.| Sangkut, radarkeadilan.com

Kegiatan Safari Ramadan dengan rangkaian buka puasa dan sholat tarawih bersama diadakan di Masjid Nurul Jadid, Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari serangkaian Safari Ramadan di Wilayah Zona III, yang mencakup tiga kecamatan yaitu Pulau Rimau, Selat Penuguan, dan Karang Agung Ilir.

Bupati Kabupaten Banyuasin, Dr. H. Askolani, S.H., M.H., yang didampingi Wakil Bupati Netta Indian, S.P., menjelaskan bahwa Safari Ramadan telah menjadi agenda rutin Pemerintah Daerah setiap tahun pada bulan Ramadan.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang kami laksanakan bersama Wakil Bupati. Melalui Safari Ramadan, kami ingin terus menjalin silaturahmi sekaligus mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,” tegas Bupati Askolani.

Agenda ini menguatkan komitmen pemerintah dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, sekaligus menguatkan nilai-nilai kebersamaan dan ibadah pada bulan yang penuh berkah.

Momen kebersamaan dalam Safari Ramadan 1447 H Kabupaten Banyuasin di Masjid Nurul Jadid Desa Majatra, Kecamatan Pulau Rimau. Ratusan masyarakat bersama jajaran pemerintah melaksanakan buka puasa bersama, mempererat silaturahmi dan menguatkan nilai-nilai spiritual pada bulan suci Ramadan.| Sangkut, radarkeadilan.com

Dengan demikian, Safari Ramadan tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga fondasi untuk membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga(*/Sangkut)