“Kami terus melakukan pemantauan harga di pasaran. Beberapa komoditas seperti bawang merah sudah mengalami penurunan harga, namun komoditas lain seperti ayam masih terpantau naik. Hal ini akan menjadi perhatian serius bagi kami,” ujarnya.
Sahrul juga menegaskan bahwa Operasi Pasar Murah ini tidak bertujuan untuk menyaingi pedagang pasar.

“Kami fokus pada penjualan produk yang harganya sedang tinggi atau sangat dibutuhkan masyarakat. Tujuannya adalah membantu masyarakat dan mengendalikan inflasi,” jelasnya.

Dengan adanya Operasi Pasar Murah, Pemkab OKI berharap dapat menjaga stabilitas harga, meningkatkan daya beli masyarakat, dan menekan laju inflasi di daerah. Langkah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat OKI. (*/Red)










