Palembang, Radar Keadilan – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menetapkan pembenahan infrastruktur, pengendalian banjir, serta penanggulangan kebakaran hutan dan lahan sebagai prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah tahun anggaran 2026.
Komitmen ini ditegaskan Wakil Gubernur Sumatera Selatan usai Rapat Paripurna XLI DPRD Sumsel yang membahas jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Provinsi Sumsel, Senin (28/9/2026).
Pemprov Sumsel menempatkan penanganan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sebagai urusan paling mendesak.
Di antara berbagai tantangan yang dihadapi, penanggulangan banjir menjadi perhatian khusus, terutama di wilayah Kota Palembang dan daerah-daerah lain yang kerap mengalami genangan.
“Program prioritas kami saat ini tetap berfokus pada pembangunan dan pembenahan infrastruktur, termasuk penanganan banjir di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Selatan,” tegas Wakil Gubernur Sumatera Selatan.
Selain penanggulangan banjir, Pemprov Sumsel juga memprioritaskan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang senantiasa menjadi perhatian bersama.







