Puncak acara berupa pengumuman dan pemberian penghargaan kepada pemenang dilaksanakan pada 27 Juni 2026.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kreativitas dan peran aktif peserta dalam menyebarluaskan pesan edukatif.
Karya-karya terbaik diharapkan menjadi rujukan dan inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat berada di jalan raya.
Melalui pernyataan yang disampaikan oleh Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Desi Azhari, S.H., M.Si., atas nama Kapolres Lubuklinggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi, S.H., S.I.K., M.I.K., pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta berpartisipasi.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mengundang insan pers, pelajar, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum untuk menuangkan gagasan terbaik dalam bentuk tulisan opini maupun video pendek. Kami berharap karya yang lahir menjadi sarana edukasi efektif yang membangun budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keselamatan diri maupun orang lain di jalan raya,” tegas AKP Desi Azhari.

✅ 8–12 Juni: Sosialisasi
✅ 15–19 Juni: Pengumpulan Karya
✅ 22–24 Juni: Penilaian Dewan Juri
âś… 27 Juni: Pengumuman Pemenang
Ayo berpartisipasi dan sampaikan pesan keselamatan berlalu lintas lewat karya terbaikmu! 🚦✍️🎥 | SMSI Lubuklinggau.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang erat antara kepolisian dan masyarakat dalam menyebarkan pesan positif demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Semakin banyak konten edukatif yang dihasilkan dan disebarkan, semakin kokoh pula pondasi budaya keselamatan yang terbentuk di tengah masyarakat.
Sejalan dengan semangat pengabdian yang diusung dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lubuklinggau menargetkan kegiatan ini tidak hanya melahirkan pemenang lomba, tetapi juga menciptakan agen perubahan yang mampu menginspirasi lingkungan sekitar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di wilayah masing-masing.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa keamanan dan ketertiban di jalan raya dapat tercapai jika dibangun atas kerja sama dan kepedulian bersama. (*/SMSI Lubuklinggau)






