PALI, Radar Keadilan – Menjawab tantangan penanganan kasus darurat medis yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan tinggi, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir melalui Dinas Kesehatan resmi menggelar Workshop Kegawatdaruratan Public Safety Center 119.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan darurat yang terintegrasi bagi seluruh masyarakat PALI.
Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, di Cape Beracung, Kecamatan Talang Ubi, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, Muhamad Kazrin Faruk, SKM., MM, yang mewakili Bupati PALI.
Dalam sambutannya, Kazrin menegaskan bahwa keberadaan PSC 119 memegang peran sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi bagi masyarakat yang menghadapi kondisi gawat darurat.
“Peningkatan kapasitas sumber daya manusia adalah fondasi utama agar layanan PSC 119 dapat berjalan maksimal. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap petugas mampu bekerja secara profesional, mengikuti standar operasional yang berlaku, sehingga setiap pasien mendapatkan penanganan medis yang paling tepat waktu,” ujar Kazrin.
Workshop ini disusun khusus untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan, memangkas waktu respons penanganan pasien, serta mempererat sinergi antara rumah sakit, puskesmas, dan seluruh jaringan pelayanan kesehatan yang tergabung dalam Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik langsung, mulai dari pelatihan Bantuan Hidup Dasar, simulasi alur kerja Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu, hingga penguasaan penggunaan peralatan medis kegawatdaruratan.









