Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Di tengah potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang terus mengintai wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, langkah pencegahan kini semakin diperkokot melalui pendekatan berbasis kesadaran masyarakat.
Sebanyak 14 personel tim penyuluh dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat hadir guna menyebarluaskan pemahaman tentang bahaya serta dampak kebakaran hutan dan lahan, Selasa (1/9/2026).
Kedatangan tim penyuluh disambut langsung oleh Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dalam pertemuan yang menegaskan kembali komitmen bersama memperkuat koordinasi dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan menghadapi kawasan rawan kebakaran.
Tim tersebut akan menerapkan pendekatan edukatif dan persuasif guna membangun kesadaran masyarakat agar tidak lagi membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Kapolres OKI menegaskan bahwa penanggulangan kebakaran hutan dan lahan tidak boleh hanya menunggu kobaran api berkobar baru kemudian bertindak.
Pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat sebagai benteng pertahanan paling awal.






