Tindakan ini bertujuan untuk mencegah risiko bahaya sengatan listrik selama proses penyelamatan dan menjaga keandalan pasokan listrik tidak terganggu dalam jangka panjang.
Manajer ULP Lembayung, Rizki Tungguan, menegaskan bahwa tanggapan cepat terhadap kejadian semacam ini merupakan prioritas utama perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan Polres Lahat, Dinas terkait beserta warga sekitar dalam proses evakuasi bersama ini sehingga kehandalan listrik dapat tetap terjaga,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sementara itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait melakukan evakuasi bus yang terperosok ke dalam jurang dengan menggunakan alat berat.
Proses evakuasi dijalankan secara tertib dan efisien untuk memastikan tidak terjadi gangguan pada arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti efektivitas koordinasi lintas instansi dalam menangani situasi darurat, sekaligus mempertegas komitmen untuk melindungi fasilitas publik dan menjamin keselamatan serta kenyamanan masyarakat.
Sejalan dengan tanggapan cepat pada saat kejadian, upaya pemeliharaan dan pemantauan lanjutan terhadap jaringan listrik dilakukan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil dan aman bagi seluruh pengguna di wilayah tersebut. (*/Yos)








