Polda Sumsel Luncurkan Operasi Ketupat Musi 2026, Arus Mudik Jalintim-Jalinteng Lancar dan Terkendali

Polda Sumsel Luncurkan Operasi Ketupat Musi 2026, Arus Mudik Jalintim-Jalinteng Lancar dan Terkendali

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Tujuan pengecekan adalah memastikan kesiapan personel serta kelengkapan fasilitas pendukung yang dibutuhkan selama pelaksanaan operasi.

Posko Mudik 2026 Ansor Banser Presisi siap memberikan layanan kepada masyarakat pemudik. Petugas sedang melakukan pemeriksaan dan persiapan fasilitas di posko yang didukung oleh berbagai pihak, guna memastikan kelancaran serta kenyamanan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.| Andrian, radarkeadilan.com

Kabagops Polres Ogan Komering Ilir (OKI) Kompol Ricky Mozam bersama tim melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Lempuing dan Pos Pelayanan Celikah, sekaligus mendistribusikan logistik tambahan bagi personel yang bertugas.

banner"300x250"title"300x250"

Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana juga langsung memimpin pengecekan terhadap empat pos pengamanan di wilayah Kota Prabumulih, untuk memastikan setiap pos beroperasi secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pemudik.

Pada tingkat pengendalian operasi pusat, Polda Sumsel menggelar rapat analisis dan evaluasi (Anev) melalui pertemuan virtual yang diikuti oleh 60 pos pengamanan dan pos pelayanan dari seluruh jajaran di Sumatera Selatan.

Rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja hari pertama serta menyusun langkah antisipasi untuk hari-hari berikutnya.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa pelaksanaan hari pertama Operasi Ketupat Musi 2026 menunjukkan kesiapan yang maksimal dari seluruh jajaran kepolisian.

“Seluruh jajaran bergerak secara terkoordinasi untuk memantau situasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kondisi arus mudik pada hari pertama telah terbukti aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui kanal resmi yang dikelola oleh Polda Sumatera Selatan.

Ia juga mengingatkan agar pemudik memanfaatkan fasilitas pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di berbagai titik apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

Personel kepolisian bersama petugas lapangan mengatur lalu lintas secara intensif pada malam hari, menjaga kelancaran arus kendaraan di area yang menjadi jalur mudik. Upaya ini menjadi bagian dari upaya menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama musim mudik Idul Fitri 1447 H.| Andrian, radarkeadilan.com

Operasi Ketupat Musi 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.

Dengan kesiapan yang telah terbukti pada hari pertama, Polda Sumatera Selatan berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran serta keamanan perjalanan mudik masyarakat sepanjang periode operasi berlangsung, sesuai dengan harapan seluruh lapisan masyarakat yang menjalankan tradisi mudik Lebaran. (*/Andrian)

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"