Polres Ogan Komering Ilir Gelar Sispam Mako, Siapkan Personel Hadapi Situasi Kontinjensi

Polres Ogan Komering Ilir Gelar Sispam Mako, Siapkan Personel Hadapi Situasi Kontinjensi

Spread the love
         
 
  
                 
   

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Dinamika situasi keamanan yang terus berkembang mengharuskan institusi kepolisian membangun kesiapsiagaan maksimal sebagai pondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat kepercayaan publik.

Upaya tersebut terealisasi melalui pelaksanaan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) oleh Kepolisian Resor Ogan Komering Ilir pada Kamis, 26 Februari 2026.

Personel Kepolisian Republik Indonesia dengan seragam dan perlengkapan operasional siap bergerak dalam formasi yang kompak. Mereka menunjukkan sinergi dan kesiapan tinggi untuk menjalankan tugas menjaga ketertiban umum dan keamanan masyarakat di lingkungan dengan pepohonan hijau yang rimbun.|HS, radarkeadilan.com

Kegiatan ini dirancang sebagai latihan strategis yang menguji kapasitas respons cepat, ketepatan penerapan prosedur, serta koordinasi antar fungsi operasional dalam menghadapi berbagai skenario situasi kontinjensi.

Skenario yang diuji meliputi ancaman terhadap kompleks markas, gangguan ketertiban umum dan keamanan masyarakat, serta kondisi darurat lainnya yang berpotensi mengganggu kelancaran pelayanan dan keamanan lingkungan markas.

Personel kepolisian berkostum reflector kuning menjalankan tugas pengaturan lalu lintas di sebuah persimpangan jalan. Mereka berdiri dengan posisi yang strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan, dengan latar belakang bangunan dengan atap biru dan beberapa kendaraan yang terparkir.|HS, radarkeadilan.com

Seluruh personel terlibat dalam mengimplementasikan standar operasional prosedur (SOP) secara detail, mulai dari penjagaan titik akses masuk, pemeriksaan tamu dan kendaraan, pengendalian zona akses berjenjang, hingga penerapan skema pengamanan berlapis yang terintegrasi.

Pelaksanaan ini menekankan bahwa markas kepolisian bukan hanya sebagai pusat operasional, melainkan juga sebagai simbol kehadiran negara dan tempat berkumpulnya masyarakat untuk mendapatkan perlindungan serta pelayanan hukum yang harus senantiasa berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Rombongan personel kepolisian beserta berbagai elemen terkait berkumpul secara teratur dalam sebuah acara resmi di ruang terbuka. Seorang pembicara berdiri di atas panggung memimpin kegiatan, menunjukkan sinergi dan komitmen bersama dalam menjalankan tugas untuk mendukung keamanan serta pelayanan kepada masyarakat.|HS, radarkeadilan.com