Pendekatan humanis dikedepankan secara konsisten; petugas tidak hanya bertugas mengamankan, tetapi juga memberikan imbauan edukatif kepada masyarakat agar selalu menjaga keselamatan diri dan orang lain selama kegiatan berlangsung.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan komitmen institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami pastikan seluruh rangkaian kegiatan Cakat Stempel berjalan dengan tertib dan aman. Kehadiran personel di lapangan merupakan wujud nyata dukungan Polres OKI kepada masyarakat, sekaligus bentuk kontribusi dalam melestarikan budaya lokal yang menjadi identitas daerah”, ujarnya.
Sinergi antar satuan kerja dalam Polres OKI tampak terintegrasi dengan baik selama pelaksanaan tugas.
Setiap sudut area kegiatan terpantau secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada celah yang dapat mengganggu kelancaran dan keamanan acara.
Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat dalam momen kebudayaan seperti ini juga menjadi simbol kedekatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan rakyat – bukan hanya hadir saat terjadi gangguan ketertiban masyarakat dan keamanan, tetapi juga dalam momen kebersamaan yang memperkuat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan.
Warisan budaya yang hidup dan bernuansa positif seperti Cakat Stempel Sungai Komering membuktikan bahwa kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat mampu menjaga kelangsungan nilai-nilai luhur lokal.

Dukungan berkelanjutan terhadap tradisi semacam ini menjadi pondasi kuat untuk memajukan identitas budaya daerah sekaligus memperkuat rasa keamanan dan kebersamaan di tengah masyarakat. (*/HS)







