Selama periode tersebut, personel akan ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Dalam Operasi Ketupat Musi 2026 ini, kami menyiapkan dua pos pengamanan yaitu Pos Pelayanan Kayuagung dan Pos Pengamanan Lempuing. Sebanyak 187 personel gabungan dilibatkan dalam operasi ini untuk memberikan pelayanan serta pengamanan maksimal kepada masyarakat, yang terdiri dari Polri 155 personel, TNI 8 personel, Dishub 8 personel, serta Satpol PP, Dinkes, Senkom dan BPBD masing-masing 4 personel,” jelas Kapolres.

Pos pelayanan dan pos pengamanan diharapkan dapat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, baik dalam hal informasi, pelayanan kesehatan, maupun penanganan situasi darurat di jalur lalu lintas.
Selain fokus pada pengamanan lalu lintas, operasi juga menitikberatkan pada pengamanan tempat ibadah, pusat keramaian, terminal, serta lokasi wisata yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas.
Kehadiran pengelola infrastruktur jalan tol juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik melalui jalur strategis wilayah OKI.

Sinergi lintas sektor dalam Operasi Ketupat Musi 2026 menjadi bukti komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, sehingga momen perayaan Idul Fitri dapat berlangsung dengan khidmat dan bebas dari hambatan. (*/HS)






