
“Kita harus membangun sistem tanggap yang tangkas untuk menghadapi segala kemungkinan kondisi alam yang tidak menentu. Setiap elemen harus siap bergerak bersama untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Kedua, penguatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama pada jam puncak libur.

“Kita pastikan setiap jalan raya aman dan lancar, baik bagi mereka yang bepergian untuk berkumpul dengan keluarga maupun menjalankan aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Ketiga, pemantauan maksimal terhadap seluruh objek wisata untuk menjamin keselamatan pengunjung, mengingat lonjakan aktivitas masyarakat selama masa libur.
Keempat, penegasan untuk menjalankan tugas dengan pendekatan humanis, ramah, profesional, dan pelayanan prima.

“Keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari keamanan yang terjaga, tetapi juga dari bagaimana kita melayani masyarakat dengan penuh rasa tanggung jawab,” jelas Bupati OKI.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto mengungkapkan langkah-langkah strategis yang telah disiapkan untuk mendukung operasi yang berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

“Polres OKI menyiapkan satu Pos Pelayanan di Exit Tol Celikah dan satu Pos Pengamanan di wilayah Lempuing. Sebanyak 92 personel Polri telah dilengkapi dengan peralatan dan arahan jelas untuk menjalankan tugasnya,” jelasnya.
Apel gelar pasukan Operasi Lilin Musi 2025 berlangsung dengan tertib dan khidmat, mencerminkan komitmen bersama Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dalam menciptakan suasana kamtibmas yang aman dan kondusif.
Semangat persatuan yang terjalin pada acara ini menjadi landasan kuat untuk menjawab harapan masyarakat akan keamanan selama momen perayaan tahunan. (*/Red)




