Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir terus diperkuat secara menyeluruh.
Polres OKI bersama jajaran pemangku kepentingan melaksanakan patroli terpadu dan mitigasi menyasar wilayah-wilayah yang dinilai paling rawan kebakaran, mencakup Desa Karangsia, Sungai Ceper, Gajah Mati, Pinang Indah, dan Sungai Menang.
Langkah strategis ini mencakup pengawasan dari darat maupun udara. Petugas secara rutin memantau kondisi lahan serta mengidentifikasi lokasi yang berpotensi menjadi titik awal kebakaran.
Masyarakat juga terus diimbau agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, yang selama ini menjadi salah satu pemicu utama terjadinya karhutla.
Pencegahan dilakukan melalui koordinasi erat dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api, Regu Pengendali Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran, serta mitra strategis PT PNS dan BMH. Khusus di Desa Karangsia, koordinasi diperkuat bersama Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan untuk mendukung pelaksanaan patroli udara dan operasi penurunan air menggunakan helikopter dengan nomor registrasi WB RA-22747.
Patroli udara dan penurunan air tersebut menjadi bagian krusial dari upaya penanganan serta mitigasi karhutla, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau dari darat dan membutuhkan dukungan pemadaman dari udara.






