Kontingen tersebut berhasil membawa pulang 24 medali emas, 16 medali perak, dan 20 medali perunggu.
Medali emas disumbangkan dari berbagai cabang lomba, antara lain panjat tebing, e-sports, taekwondo, kempo, solo song, tenis meja, karate, atletik, futsal, karikatur, dan bridge.
Nomor-nomor spesifik yang meraih medali emas meliputi Panjat Tebing Speed Putra, E-Sport Mobile Legends, E-Sport PUBG Mobile, Futsal 5×5 Putra, Karate Kumite Beregu Putri, Karate Kata Beregu Putri, Tenis Meja Ganda Putri, Tenis Meja Ganda Campuran, Atletik Lari 800 Meter Putri, Bridge Beregu Putra, serta Panjat Tebing Lead Putri.
Sementara itu, 16 medali perak diraih dari cabang karate, taekwondo, panjat tebing, fotografi, pencak silat, atletik, tari kreasi, basket 3×3 putri, kaligrafi, bridge, dan solo song.
Adapun 20 medali perunggu berhasil dikumpulkan dari cabang vokal grup, taekwondo, kempo, panjat tebing, monolog, karikatur, basket 3×3 putra, karate, atletik, pencak silat, tenis meja, dan solo song daerah.
Keberhasilan menempati posisi teratas klasemen akhir PORSENI XV semakin mengukuhkan posisi Polsri sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi terdepan dalam membina prestasi mahasiswa.
Bagi kampus, perolehan medali bukan sekadar angka pencapaian semata, melainkan bagian integral dari upaya membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, berdisiplin, memiliki jiwa kepemimpinan, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki daya saing yang kuat di kancah nasional maupun internasional.
Dengan diraihnya gelar juara umum keenam ini, Polsri kembali menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berfokus pada penguasaan kompetensi akademik dan keterampilan kerja, melainkan juga secara serius mendorong potensi prestasi mahasiswa di berbagai bidang.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kampus yang berlandaskan semangat Sriwijaya yang agung mampu terus mencetak generasi unggul yang mengharumkan nama bangsa. (*/SMSI Sumsel)






