“Pelatihan dan sertifikasi operator alat berat ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Muba melalui Program Keluarga Maju dalam menciptakan SDM Muba yang unggul,” tegas Heryandi.
Perwakilan PPSDM Geominerba Bandung, Abdul Majid, S.T., yang secara resmi membuka kegiatan, menyampaikan bahwa pelatihan berlangsung selama 33 hari dengan kurikulum yang mencakup teori pengoperasian unit, aspek keselamatan dan kesehatan kerja, serta praktik langsung di lapangan.
Peserta yang memenuhi standar penilaian akan menerima sertifikasi kompetensi resmi dari lembaga penyelenggara.
“Peserta tidak hanya diberikan pembelajaran teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik sesuai dengan materi pelatihan. Hal ini agar peserta memahami prosedur pengoperasian alat berat sekaligus aspek keselamatan yang harus diperhatikan dalam pekerjaan,” jelas Abdul Majid.
Pelaksanaan program ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah daerah, lembaga pengembangan SDM tingkat pusat, serta dunia usaha.
PT Madhucon Indonesia dan PT Tempirai Energy Resource turut mendukung terselenggaranya pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian industri terhadap peningkatan kualitas SDM lokal.
Melalui Program Keluarga Maju, Pemkab Muba terus berkomitmen memberdayakan masyarakat melalui peningkatan keterampilan yang relevan dan berdaya jual tinggi. Sertifikasi kompetensi menjadi kunci agar lulusan tidak sekadar terampil, tetapi juga diakui secara profesional di mata industri.
Langkah ini membuktikan bahwa dengan kesempatan yang tepat, pemuda dari keluarga kurang mampu pun dapat menjadi tenaga kerja andal yang membangun daerahnya sendiri. (*/Desi)






