“Penyediaan akses air bersih melalui WTP berbasis PLTS selaras dengan semangat Asta Cita membangun bangsa yang berkeadilan dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan lestari,” ungkap Eko.
Pelibatan warga dalam pengelolaan juga bertujuan membangun rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.
Dengan demikian, fasilitas dapat dikelola secara mandiri, optimal, dan terus bermanfaat tanpa bergantung terus-menerus pada pihak luar.
“Kolaborasi adalah kekuatan utama. Ketika pemerintah daerah dan masyarakat bergerak bersama, fasilitas ini bukan sekadar milik perusahaan, melainkan milik semua. Kemandirian yang tumbuh akan menjamin manfaatnya jangka panjang,” kata Eko.
Penggunaan tenaga surya sebagai sumber energi operasional WTP sekaligus mempertegas komitmen PTBA mengintegrasikan aspek sosial dan lingkungan dalam setiap langkah pemberdayaan masyarakat.
Inisiatif ini diharapkan menjadi teladan: pembangunan yang tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjaga kelestarian bumi untuk masa depan.
Melalui sinergi yang kokoh antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, WTP berbasis energi surya ini tidak hanya menghadirkan aliran air bersih.
Ia menjadi simbol kemajuan yang merata, kemandirian yang tumbuh, dan harapan yang terang — sejalan dengan semangat Asta Cita menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Untuk Informasi lebih lanjut silakan menghubungi:
Eko Prayitno
Corporate Secretary Division Head
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
corsec@bukitasam.co.id
www.ptba.co.id




