Pungli di Jalur Lintas PALI Semakin Mengganas: Pelaku Berani Tantang Aparat, Korban Kesulitan Melapor

Pungli di Jalur Lintas PALI Semakin Mengganas: Pelaku Berani Tantang Aparat, Korban Kesulitan Melapor

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

PALI, Radar Keadilan – Aksi pungutan liar disertai pemaksaan dan intimidasi yang dilakukan oknum preman di sepanjang jalur lintas masuk Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini semakin merajalela dan menantang hukum.

Keberadaan mereka tidak hanya meresahkan pengemudi, tetapi juga mengancam kelancaran arus perekonomian daerah, bahkan berani secara terang-terangan menantang kehadiran aparat penegak hukum.

banner"300x250"title"300x250"

Kasus pemalakan marak terjadi di titik perbatasan, yakni sekitar Simpang Belimbing Kabupaten Muara Enim hingga gerbang masuk wilayah Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, yang menjadi pintu gerbang utama masuk ke Kabupaten PALI.

Sejumlah pengemudi dan pelaku usaha yang melintas mengaku dipaksa membayar sejumlah uang tidak resmi, dan jika menolak, pelaku tak segan merusak kendaraan serta mengancam keselamatan mereka.

Bahkan, para pelaku dengan enteng menyuruh korban melaporkan perbuatan tersebut ke kepolisian, seolah mereka tidak merasa takut dengan tegakan hukum.

Salah satu kejadian yang mencuat baru-baru ini disampaikan melalui akun media sosial Facebook Mul Yadi, yang melaporkan adanya tindakan pemalakan di area dekat Jembatan Talang Bulang pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa pelaku dengan sengaja merusak kaca spion kendaraan korban, lalu menyatakan secara terang-terangan tidak takut kepada pihak Polres PALI, bahkan menantang korban untuk melaporkan kejadian itu ke Mapolres setempat.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"