RSUD Kayuagung Tegaskan Layanan Tanpa Diskriminasi: Setara, Cepat, dan Berstandar

RSUD Kayuagung Tegaskan Layanan Tanpa Diskriminasi: Setara, Cepat, dan Berstandar

Berita, KESEHATAN, OKI2342 Dilihat

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Menjamin hak dasar setiap warga negara atas pelayanan kesehatan yang layak menjadi prioritas utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung.

Pihak manajemen secara tegas menegaskan komitmen memberikan pelayanan yang adil, setara, dan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur RSUD Kayuagung, Muhammad Tito Aristian, saat melakukan inspeksi mendadak dan peninjauan menyeluruh ke berbagai unit layanan rumah sakit pada Senin, (18/05/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur menegaskan prinsip kesetaraan sebagai fondasi utama penyelenggaraan pelayanan kesehatan.

Ia menekankan bahwa setiap pasien memiliki hak yang sama untuk mendapatkan penanganan medis yang profesional dan manusiawi.

“Saya tegaskan dengan tegas: tidak ada ruang bagi diskriminasi di RSUD Kayuagung. Baik dilihat dari status sosial, suku, agama, golongan, jenis kepesertaan jaminan kesehatan, maupun asal daerah, seluruh pasien berhak menerima pelayanan yang sama, layak, dan bermutu,” ujar Muhammad Tito Aristian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep pelayanan prima bukan sekadar slogan, melainkan kewajiban mutlak yang harus dijalankan oleh seluruh elemen rumah sakit, mulai dari tenaga medis, paramedis, hingga staf administrasi.

Pelayanan tidak hanya berfokus pada kesembuhan fisik, tetapi juga memperhatikan kenyamanan, kesopanan, dan kepedulian terhadap setiap pasien dan keluarga yang datang berobat.

“Setiap orang yang datang ke rumah sakit ini adalah amanah yang harus dilayani dengan sepenuh hati. Kami berkomitmen memberikan penanganan yang cepat, tepat, ramah, dan bertanggung jawab agar masyarakat merasa dihargai dan nyaman,” tegasnya.

Untuk mewujudkan standar pelayanan yang dijanjikan, manajemen telah menerapkan serangkaian langkah perbaikan berkelanjutan.

Hal tersebut meliputi pembinaan dan peningkatan kompetensi secara rutin bagi seluruh pegawai, penyederhanaan alur pelayanan agar lebih efisien, serta pembaruan sarana dan prasarana guna mendukung kenyamanan dan keamanan pasien.

Sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas, rumah sakit juga membuka akses pengaduan bagi masyarakat.

Setiap laporan yang disampaikan terkait pelayanan yang kurang memuaskan atau tidak sesuai standar akan ditindaklanjuti secara serius dan transparan.

“Kami mengedepankan prinsip keterbukaan. Jika masyarakat merasakan atau menemukan pelayanan yang tidak sesuai harapan, silakan menyampaikan laporan. Kami akan menindaklanjuti setiap aduan dengan tegas dan objektif demi perbaikan berkelanjutan,” tambahnya.

Komitmen ini mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat.

Yesi, salah seorang warga yang berobat di rumah sakit tersebut, menyampaikan apresiasinya atas pernyataan tersebut. Ia mengaku merasa lebih tenang dan percaya diri untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan milik daerah.

“Ini merupakan kabar yang sangat baik. Kami berharap kebijakan ini benar-benar diterapkan secara konsisten di lapangan, sehingga masyarakat tidak lagi merasa ragu atau takut saat membutuhkan pengobatan,” ungkap Yesi.

Ia juga menambahkan bahwa secara langsung merasakan perbaikan yang signifikan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga sikap petugas yang sigap dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

“Pelayanan yang diberikan cukup cepat dan petugas sangat perhatian terhadap keluhan kami. Hal ini membuat kami merasa nyaman. Atas nama keluarga, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” pungkasnya.

Di akhir kegiatan, Direktur mengajak seluruh jajaran untuk terus memelihara kepercayaan yang telah diberikan masyarakat.

Ia berharap RSUD Kayuagung dapat terus berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang terpercaya, memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan selalu mengutamakan kepentingan pasien di atas segalanya. (*/Red)