Seluruh armada serta personel telah kembali ke posko, dan kondisi kawasan kini kondusif.
Kerugian yang ditimbulkan meliputi satu unit rumah seluas sekitar 9×12 meter beserta seluruh isi perabotan di dalamnya.
Meskipun tidak ada korban jiwa, warga terlihat segera mencari barang berharga yang mungkin masih dapat diselamatkan dari puing-puing rumah yang terbakar.
Kaca jendela rumah mengalami kerusakan pecah akibat panas yang dihasilkan api.
Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Kayuagung juga turut melakukan pemeriksaan mendalam di lokasi untuk mengkonfirmasi penyebab kebakaran.
Saat ini, penyebab utama diperkirakan berasal dari korsleting listrik, meskipun pemeriksaan lebih lanjut masih berlangsung.
Koordinator Piket yang menangani kejadian, Herlison, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran.

“Kami berkomitmen pada prinsip ‘pantang pulang sebelum api padam jaya’ dan akan terus siap siaga melayani masyarakat kapan saja,” tegasnya. (*/Red)









