Lebih lanjut, Askolani menjelaskan bahwa SDI merupakan implementasi keinginan Gubernur Sumsel agar pembangunan sejalan dengan keakuratan data yang tersedia.
Data ini akan digunakan dalam pemberian bantuan sosial, penanggulangan kemiskinan ekstrim, serta peningkatan ekonomi di Banyuasin.
Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemkab Banyuasin. Ia menegaskan pentingnya memiliki satu data yang akurat dalam memulai dan mempercepat program pembangunan.

“Kita harus punya satu data dalam memulai dan mempercepat pekerjaan atau program. Sejauh ini, data akurat satu-satunya yang diakui di Indonesia adalah data BPS. Mari kita bersinergi seluruh Kabupaten/Kota mewujudkan SDI yang akurat dan akuntabel,” ajak Herman Deru.
Dengan adanya sinergi antara Pemkab Banyuasin dan BPS, diharapkan data yang dihasilkan semakin berkualitas dan dapat menjadi landasan yang kuat dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Banyuasin. (Sangkut)







