Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Kementerian Pertanian Republik Indonesia Bidang Kebijakan Pertanian, Dr. Ir. Sam Herodian, S.M., IPU., APEC Eng.
Ia memberikan motivasi terkait peluang emas yang terbuka lebar bagi lulusan pertanian saat ini, mengingat sektor pertanian menjadi prioritas utama program kerja Presiden Republik Indonesia.
“Pangan adalah kebutuhan dasar seluruh masyarakat, sehingga sektor pertanian menjadi tulang punggung ketahanan negara. Banyuasin dikenal sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pertanian terbesar di Indonesia. Ditambah lagi dengan program pemerintah yang mengelola jutaan hektare lahan baru, ini adalah peluang besar bagi generasi muda, khususnya lulusan pertanian, untuk berperan aktif dan sukses di bidang ini,” jelas Dr. Sam Herodian.

Puncak acara dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SMK PP Negeri Sembawa dengan sejumlah mitra Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA).
Sinergi ini bertujuan memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri, agar materi ajar selalu relevan dan lulusan mudah diserap pasar kerja.
Pihak yang menandatangani kerja sama tersebut meliputi CV Agro Jovin Farm, PT Bukit Arta Sentosa, LPK D’Sakura Cendekia, Greenhouse Sumatera Selatan Indonesia, PT Gotama Arifsyah Estate, dan PT Pulau Jaya Mandiri.

Selain itu, turut dilakukan penandatanganan komitmen bersama dengan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan.
Langkah ini diambil untuk memastikan perlindungan hukum, kesiapan kompetensi, dan kesejahteraan tenaga kerja lulusan pertanian yang akan berkarier, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui kegiatan pelepasan dan pengukuhan ini, diharapkan seluruh lulusan SMK PP Negeri Sembawa mampu tumbuh menjadi generasi muda yang mandiri, inovatif, dan kompetitif.

Kehadiran mereka di tengah masyarakat diharapkan menjadi kekuatan strategis yang memperkokoh ketahanan pangan nasional serta menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi dan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Banyuasin hingga ke kancah nasional, sejalan dengan semangat pembangunan yang telah dicanangkan sejak awal. (*/Sangkut)








