Masyarakat turut berpartisipasi secara aktif melalui gotong royong, mulai dari pengangkutan material konstruksi hingga pengerjaan pekerjaan teknis ringan.

“Jembatan gantung ini diharapkan memperlancar mobilitas warga untuk berbagai aktivitas, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan anak-anak, hingga akses layanan kesehatan. Proyek ini merupakan wujud konkrit dari kemanunggalan yang kokoh antara TNI dengan rakyat,” tambah Kapten Infanteri Aswin.
Keberadaan jembatan gantung Sungai Dabuk diharapkan berperan sebagai akses vital penghubung antarwilayah, khususnya saat musim hujan tiba.
Setelah selesai, masyarakat tidak perlu lagi mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai dengan cara tradisional.

Proyek pembangunan ini membuktikan bahwa di tengah tantangan alam dan medan yang kompleks, semangat pengabdian prajurit TNI AD bersama masyarakat tetap tegak untuk mendorong kemajuan daerah – sejalan dengan tujuan awal proyek yang mengutamakan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di wilayah OKI. (*/HS)








