Keteladanan ini dinilai sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap sistem digital yang diterapkan pemerintah.
“ASN harus menjadi contoh nyata bagi masyarakat. Apabila aparatur pemerintah sudah terbiasa dan memanfaatkan pembayaran pajak secara digital lewat SiDOMON, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan mereka akan terdorong untuk ikut memanfaatkan layanan yang sama. Inilah kunci keberhasilan transformasi ini,” tegas Muchendi.

Komitmen Pemerintah Kabupaten OKI dalam mempercepat elektronifikasi transaksi pemerintah daerah mendapatkan apresiasi tinggi dari Bank Indonesia.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menilai penerapan SiDOMON Pajak merupakan langkah konkret yang sejalan dengan upaya nasional mendorong efisiensi, akuntabilitas, dan tata kelola keuangan yang bersih.
“Implementasi pembayaran pajak secara digital melalui SiDOMON adalah langkah brilian dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah. Sistem ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan transparansi, tetapi juga berperan besar dalam memperluas inklusi keuangan serta membudayakan transaksi non-tunai di tengah masyarakat,” ungkap Bambang.
Ia juga menyoroti sinergi kuat antara Pemerintah Kabupaten OKI, Bank Indonesia, dan Bank Sumsel Babel sebagai model kerja sama yang patut dicontoh.
Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kemudahan akses layanan keuangan akan berbanding lurus dengan peningkatan penerimaan daerah yang nantinya dikembalikan lagi untuk kepentingan pembangunan dan kesejahteraan warga.
“Sinergi lintas lembaga ini adalah fondasi penting transformasi digital daerah. Semakin mudah masyarakat memenuhi kewajiban pajaknya, semakin besar pula potensi penerimaan yang terhimpun. Dana tersebut sepenuhnya akan kita kembalikan dalam bentuk pembangunan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten OKI,” tambah Bambang.
Melalui gerakan ASIK Pajak dan pemanfaatan penuh aplikasi SiDOMON Pajak, Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan perluasan basis data wajib pajak serta peningkatan signifikan tingkat kepatuhan.
Langkah ini ditujukan agar pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah dapat berjalan stabil dan berkelanjutan, menjadi bahan bakar utama percepatan pembangunan daerah.
Di sini, peran ASN kembali menjadi penentu keberhasilan, sebagai pelopor kampanye dan pengguna awal layanan digital yang membawa kemajuan bagi Kabupaten OKI menuju masa depan yang lebih mandiri dan sejahtera. (*/Heri)












