Tunggakan Biaya Kuliah Ancam Hentikan Perjuangan 3 Mahasiswi Farmasi Unisa Palembang Ikut UAS

Tunggakan Biaya Kuliah Ancam Hentikan Perjuangan 3 Mahasiswi Farmasi Unisa Palembang Ikut UAS

Spread the love
         
 
  
                 
   

Palembang, Radar Keadilan – Di saat ribuan mahasiswa Universitas Aisyiyah Palembang sibuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Akhir Semester, tiga mahasiswi Program Studi Farmasi justru menghadapi ujian yang jauh lebih berat dan menentukan nasib masa depannya.

Bukan soal pemahaman materi kuliah yang menjadi hambatan, melainkan ketidakpastian hak mereka untuk duduk di ruang ujian akibat terkendala tunggakan biaya pendidikan.

Perjuangan akademik yang telah ditempuh selama enam semester penuh pengorbanan kini terancam terhenti seketika.

Padahal, keberhasilan menyelesaikan studi diharapkan menjadi jembatan mewujudkan harapan keluarga dan cita-cita luhur yang telah digenggam sejak awal masuk perguruan tinggi.

Bersama orang tua masing-masing, ketiga mahasiswi tersebut telah mendatangi pimpinan kampus untuk menyampaikan permohonan.

Mereka meminta izin tetap mengikuti Ujian Akhir Semester dengan kesepakatan melunasi sisa tunggakan secara bertahap sesuai kemampuan ekonomi keluarga.

Hingga saat ini, permohonan tersebut belum mendapatkan persetujuan resmi dari pihak kampus.

Salah satu orang tua mahasiswi, Diding, yang mendampingi putrinya Nabilah Nuraisah, menegaskan pihaknya tidak pernah bermaksud mengingkari kewajiban membayar biaya pendidikan.

Keterbatasan kemampuan ekonomi keluarga hanya membuat pelunasan sekaligus seluruh tunggakan menjadi hal yang mustahil dilakukan saat ini.

“Kami tidak meminta dibebaskan dari kewajiban pembayaran. Kami hanya memohon kesempatan mencicil. Yang terpenting anak-anak ini tetap bisa mengikuti ujian dan melanjutkan kuliahnya,” ujar Diding di Palembang, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya keluarga memperoleh informasi bahwa kampus memperbolehkan pembayaran secara bertahap.

banner"300x300"title"300x300"