Ia menekankan bahwa peran perusahaan tidak hanya berhenti pada kegiatan operasional pertambangan dan energi, melainkan juga berkomitmen kuat untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan potensi daerah, baik di bidang pariwisata, olahraga, maupun pemberdayaan ekonomi warga.
“Kegiatan ini adalah bentuk kontribusi konkret kami untuk mengangkat nama Sawahlunto melalui pariwisata olahraga. Kami berharap ajang ini dapat menjadi agenda tahunan yang dinanti, mampu meningkatkan daya tarik kota warisan dunia ini, serta mempererat tali persaudaraan antar peserta yang datang dari beragam latar belakang dan wilayah,” ujar Yulfaizon.
Dalam pelaksanaannya, turnamen ini mempertandingkan dua kategori kelompok umur, yaitu KU 100 dan KU 115, dengan total hadiah kompetitif mencapai Rp45 juta.
Semangat bertanding yang tinggi tetap diimbangi dengan penegakan sportivitas dan nilai kebersamaan, menciptakan suasana persaingan yang sehat dan berkelas.
Lebih dari sekadar arena pertandingan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai wadah promosi pariwisata gratis dan efektif bagi Sawahlunto yang telah diakui sebagai Kota Warisan Tambang Dunia oleh UNESCO.
Banyak peserta dan rombongan yang memanfaatkan momen ini untuk mengeksplorasi berbagai situs sejarah, menikmati keindahan alam, serta mencicipi kekayaan kuliner khas daerah.
Dampak positif secara ekonomi pun terasa nyata di kalangan pelaku usaha lokal. Selama rangkaian acara berlangsung, tingkat hunian penginapan melonjak drastis.
Demikian pula dengan rumah makan, kedai kopi, hingga pedagang kaki lima di sekitar lokasi kegiatan yang mengalami lonjakan jumlah pembeli dan pendapatan.
Melalui kegiatan ini, PTBA kembali menegaskan identitasnya sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan usaha, melainkan juga bertanggung jawab dalam pembangunan berkelanjutan.
Sinergi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi masyarakat yang dibangun dalam turnamen ini menjadi bukti bahwa kolaborasi strategis mampu menciptakan kemajuan yang merata, menjadikan Sawahlunto semakin berdaya saing dan sejahtera di masa mendatang. (**)









