Turunkan Prevalensi Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

Turunkan Prevalensi Stunting, Kepala OPD di OKI Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

KESEHATAN, OKI373 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   

“Semua harus terlibat sebagaimana yang disampaikan Bapak Bupati, ada Tim pangan, ada Tim Pola Asuh, Tim Sanitasi dan Tim Lintas Sektor untuk menjaga prevelansi stunting nasional berada di angka 14%,” tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Bupati OKI, H. M. Djafar Shodiq mengatakan saat ini program percepatan penurunan stunting menjadi program prioritas nasional, karena isu stunting atau kurang gizi buruk menjadi perhatian serius pemerintah Kabupaten OKI.

“Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ogan Komering Ilir telah berhasil menurunkan angka prevelansi stunting tertinggi di Indonesia. Kita harus terus jaga konsistensi ini, salah satunya dengan pola Duta Bapak Bunda Asuh Stunting untuk capai zero stunting,” ujar Shodiq. Kamis, (28/12/2023).

Shodiq mengatakan permasalahan percepatan penurunan stunting ini tidak dapat diselesaikan oleh jajaran BKKBN, DPPKB semata.

“Sinergitas yang Kolaboratif berbagai pihak adalah kunci keberhasilan. Seluruh pihak terkait program stunting harus lebih sering duduk bersama agar konvergensi atau intervensi secara terintegrasi dapat terwujud,” tutupnya.
(Ril)

Sumber : Diskominfo OKI

banner"300x300"title"300x300"
Baca Juga :  Ratusan Calon Jemaah Haji Kloter 16 Asal OKI Diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah