
Sementara itu, Ketua Panitia Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas sambutan hangat serta dukungan yang diberikan oleh Kementerian Desa PDT.
Ia menegaskan bahwa pemilihan Desa Banyuanyar bukan tanpa alasan, melainkan bentuk komitmen organisasi untuk mengangkat potensi lokal hingga ke kancah nasional.
“Dukungan yang diberikan oleh Kemendes PDT menjadi energi positif yang sangat besar bagi kami. Pemilihan Desa Banyuanyar sebagai tuan rumah merupakan bukti nyata komitmen SWI untuk lebih dekat dengan masyarakat desa sekaligus mempromosikan potensi daerah,” ujar Supiyat.
Hal senada disampaikan oleh Pembina SWI, Yudi Irawan, S.H. Ia menilai bahwa momentum Munas dan HKPS 2026 ini sangat penting untuk memperkuat fondasi profesionalisme insan pers di Indonesia.
“Kegiatan ini akan menjadi momentum penting bagi penguatan profesionalisme wartawan, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya kebebasan pers yang bertanggung jawab dalam mengawal pembangunan bangsa dan negara,” tambahnya.
Rangkaian acara yang akan berlangsung selama empat hari ini direncanakan akan melibatkan ratusan insan pers lintas organisasi dari seluruh penjuru Nusantara yang tergabung dalam wadah SWI.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Boyolali, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Melalui penyelenggaraan acara yang mengusung semangat kebangsaan ini, SWI berharap dapat melahirkan berbagai gagasan konstruktif yang selaras dengan program pemerintah pusat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan masyarakat desa.
#MenujuMunasSWIHKPS2026
Rilis: Humas SWI Nomor: 031/HUM-DPP/SWI/26/IV/2026, Minggu: 26 April 2026, Pukul: 08:00WIB
Sumber: Radar Keadilan




