759 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, Polres OKI Perkuat Patroli dan Respons Cepat Jaga Lahan Gambut

759 Hotspot Terdeteksi di Sumsel, Polres OKI Perkuat Patroli dan Respons Cepat Jaga Lahan Gambut

Berita, OKI, POLRI2199 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

“Pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Keselamatan personel adalah utama dalam setiap pelaksanaan penanganan karhutla,” ujarnya.

Di wilayah OKI yang didominasi kawasan gambut, penanganan kebakaran memiliki tantangan tersendiri.

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

Api yang tampak padam di permukaan belum tentu benar-benar hilang, karena bara dapat tetap menyala di bawah permukaan tanah gambut dan kembali berkobar ketika kondisi lingkungan mendukung.

Oleh sebab itu, pemantauan pasca-pemadaman dan respons cepat terhadap laporan warga menjadi bagian tak terpisahkan dari operasi pengendalian kebakaran.

Polres OKI secara konsisten mengimbau masyarakat untuk menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Warga juga diminta tidak ragu segera melaporkan kemunculan asap maupun titik api kepada petugas terdekat.

Di OKI, pertahanan terhadap karhutla dibangun sejak dini — bukan saat api sudah membesar. Dari patroli rutin, kesadaran warga, hingga kesiapan tim gabungan yang selalu siaga. Semakin banyak tangan yang bergabung, semakin kuat benteng kita menjaga Bumi Bende Seguguk dari ancaman api. (*/HMS Polres OKI/HS)

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"