BNG-082 Sukses Diuji Alir, Struktur Benuang Buktikan Lapangan Matang Masih Simpan Potensi Migas Baru

BNG-082 Sukses Diuji Alir, Struktur Benuang Buktikan Lapangan Matang Masih Simpan Potensi Migas Baru

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Tim juga mengembangkan metode Pemetaan Zona Sektoral, yakni pemetaan zona prospektif melalui penggabungan peta volume pori hidrokarbon dari berbagai lapisan reservoir.

“Dengan pendekatan ini, kami memetakan area dengan peluang terbesar mengandung lapisan produktif. Penempatan sumur pun menjadi jauh lebih terarah, efektif, dan efisien,” tambah Budi.

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

Keberhasilan ini melanjutkan rentetan capaian di Struktur Benuang. Sebelumnya pada Juni 2026, Sumur BNG-080 dikembangkan dengan teknologi dual string, yang memungkinkan produksi dari dua lapisan sekaligus — lapisan TAF-L1 menghasilkan 2,836 MMSCFD gas, sedangkan lapisan TAF-N2 menghasilkan 572,8 BOPD minyak dan 1,666 MMSCFD gas.

Tambahan produksi dari BNG-082 diharapkan memperkuat pencapaian target Pertamina EP Adera Field dalam Rencana Kerja dan Anggaran 2026, dengan target produksi minyak sebesar 4.537 BOPD dan gas 22,21 MMSCFD.

Sebagai bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4, Pertamina EP Adera Field terus berupaya menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

PHR Zona 4 sendiri mengoperasikan tujuh wilayah kerja yang tersebar di Sumatera Selatan, di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan.

Melalui inovasi yang konsisten, keberhasilan Sumur BNG-082 dan BNG-080 menjadi bukti bahwa optimalisasi lapangan migas matang bukan sekadar mimpi.

Struktur Benuang terbukti tetap menjadi penopang penting produksi migas daerah sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan energi nasional. (*/Nanda)

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"

BERITA TERKAIT