“Tujuan kami sederhana: mewujudkan Ogan Komering Ulu yang lebih bersih, lingkungan yang sehat, sekaligus mendatangkan manfaat ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Perwakilan PT Asiana Ferdinan menyatakan kesiapan penuh pihaknya menyalurkan investasi murni untuk pembangunan dan pengoperasian fasilitas tersebut.
Dengan pengalaman membangun sejumlah instalasi RDF di berbagai wilayah Indonesia, pihaknya optimis proyek ini dapat berjalan cepat dan tepat sasaran, tinggal menandatangani nota kesepahaman sebagai landasan formal kerja sama.
“Kami siap berinvestasi secara penuh. Segera setelah nota kesepahaman ditandatangani, seluruh persiapan pelaksanaan akan kami percepat,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Baturaja Suherman Yahya menyambut antusias langkah konkret ini.
Ia menjelaskan bahan bakar hasil olahan RDF sangat dibutuhkan industri semen untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus mempercepat transisi menuju proses produksi yang lebih ramah lingkungan.
“Ini adalah momen yang telah lama kami nantikan. Kami memastikan hal ini bukan sekadar pembicaraan, melainkan akan segera diwujudkan. PT Semen Baturaja berkomitmen mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan hingga fasilitas beroperasi,” ujarnya.
Realisasi fasilitas RDF ini menjadi tonggak perubahan besar bagi pengelolaan lingkungan di wilayah Ogan Komering Ulu.
Mengubah sampah dari masalah menjadi sumber manfaat nyata, langkah ini sekaligus membuktikan bahwa inovasi dan sinergi antarpihak mampu menghadirkan solusi berkelanjutan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (*/Untung)









