“Dukungan dari pemerintah pusat sangat krusial untuk mempercepat pembangunan di OKI,” imbuhnya.
Usulan Prioritas untuk OKI 2026:
Beberapa usulan prioritas yang diajukan oleh Pemkab OKI antara lain:
- Pengembangan Kawasan Perikanan Pantai Timur: Meliputi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, penyediaan listrik, dan pembangunan dermaga pengumpan.
- Peningkatan Infrastruktur Perkotaan Kayuagung: Pembangunan jalan lingkar, pengolahan sampah terpadu, serta pembangunan jaringan gas perkotaan.
- Penguatan Sektor Pangan: Program listrik masuk sawah, pompanisasi lahan pertanian, pengembangan padi apung, dan pelestarian kerbau rawa Pampangan.
- Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Sungai Baung Air Sugihan: Meliputi pembangunan pasar, pelabuhan sungai, jalan poros, fasilitas penyimpanan air bersih (storage), serta normalisasi kanal. Inisiatif ini didukung oleh keberadaan PT OKI Pulp & Paper Mills.
- Peningkatan Layanan Publik: Pengembangan agrowisata Teluk Gelam dan penambahan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Pampangan untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.
Menteri Rachmat Pambudy menyambut baik seluruh usulan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mengoordinasikan dukungan lintas kementerian.
“OKI memiliki potensi besar untuk maju jika fokus dan sinkron dengan program pusat,” kata Pambudy.
Menteri Pambudy juga menyinggung tentang penurunan Transfer ke Daerah (TKD), yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih agresif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menggandeng sektor swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Dengan potensi besar dan kepemimpinan yang proaktif, OKI diharapkan dapat melakukan lompatan pembangunan yang signifikan. (*/Red)







