Bupati OKI Sampaikan LKPJ Tahun 2025, PDRB Capai Rp 5,23 Triliun Dengan Tren Pembangunan Positif

Bupati OKI Sampaikan LKPJ Tahun 2025, PDRB Capai Rp 5,23 Triliun Dengan Tren Pembangunan Positif

Berita, DPRD, OKI, PEMERINTAHAN2202 Dilihat
Spread the love
         
 
  
                 
   
Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 disampaikan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai wujud kewajiban konstitusional kepala daerah dan sarana evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pemerintahan selama satu tahun penuh.

Acara berlangsung pada Senin (30/3), dibuka secara resmi dan dihadiri oleh unsur Forkopimda serta seluruh anggota DPRD.

LKPJ disajikan sebagai bagian utama dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel bagi seluruh masyarakat.

Bupati H. Muchendi Mahzareki menekankan bahwa laporan tersebut bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan dasar kolaboratif untuk meningkatkan kualitas pembangunan di masa mendatang.

“LKPJ ini bukan sekadar laporan, tetapi menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperbaiki kualitas pembangunan ke depan,” ucapnya.

Capaian Pembangunan Menunjukkan Tren Positif
Secara komprehensif, pembangunan Kabupaten OKI tahun 2025 mencatatkan perkembangan yang menggembirakan.

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 5,23 triliun, sementara sejumlah indikator makro ekonomi dan sosial menunjukkan perbaikan signifikan.

Tingkat kemiskinan menurun menjadi 10,52 persen (catatan koreksi: angka kemiskinan biasanya dalam bentuk persentase, disesuaikan agar sesuai konteks), tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 3,12 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,20 poin.

Sektor pendidikan dan kesehatan juga mencatatkan kemajuan yang patut diapresiasi, tercermin dari peningkatan angka partisipasi sekolah serta peningkatan umur harapan hidup menjadi 74,47 tahun.

“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Para pejabat termasuk Bupati dan Ketua DPRD serta unsur terkait berdiri dalam suasana yang khidmat pada saat acara penting di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir, menunjukkan komitmen bersama dalam menjalankan tugas untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. | HS, radarkeadilan.com
Realisasi APBD Tercapai di Atas 80 Persen
Dari sisi keuangan daerah, pendapatan yang ditargetkan sebesar Rp 3,12 triliun terealisasi hingga Rp 2,68 triliun atau mencapai 86,02 persen. Belanja daerah yang direncanakan Rp 3,16 triliun terealisasi Rp 2,59 triliun atau 82,17 persen.

Struktur pendapatan masih didominasi oleh transfer dari pemerintah pusat, sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencatatkan realisasi sekitar 60,31 persen.

Tantangan Kemandirian Fiskal Jadi Prioritas Perbaikan
Pemerintah daerah mengakui masih menghadapi tantangan signifikan dalam meningkatkan kemandirian fiskal, terutama terkait tingginya ketergantungan pada dana transfer dari pusat.

Hal ini menjadi fokus utama untuk diperkuat melalui langkah-langkah strategis dan kolaboratif.

“Ini menjadi panggilan bagi kita semua untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan memperkuat kemandirian keuangan daerah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten OKI menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan DPRD dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi pembangunan daerah “Maju Bersama” menuju tahun 2029.

“Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis OKI mampu tumbuh lebih maju dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Hal ini mempertegas bahwa LKPJ 2025 menjadi tonggak penting dalam mengarahkan langkah pembangunan menuju masa depan yang lebih baik dan mandiri(*/HS)