Penanganan karhutla menurut Kapolres tidak cukup hanya memadamkan api. Perlindungan kesehatan, pencegahan dini, edukasi serta pemantauan berjalan beriringan.
“Kami ingin langkah ini benar-benar dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran Polsek kami libatkan agar edukasi dan perlindungan masyarakat dapat menjangkau hingga ke tingkat kecamatan dan desa,” tegasnya.
Kapolres pun kembali mempertegas larangan keras pembukaan lahan dengan cara membakar.
Setiap warga diimbau segera melapor apabila menjumpai titik api atau aktivitas berbahaya yang berpotensi memicu kebakaran. Pencegahan paling kokoh justru berasal dari kesadaran bersama — tidak membakar lahan, cepat melaporkan bahaya, dan saling menjaga lingkungan tempat kita tinggal.
Dari wajah ceria pelajar di sekolah hingga jamaah di masjid dan warga di pelosok desa, masker yang diserahkan hari ini bukan sekadar kain pelindung.
Ia adalah jaminan keselamatan, pesan kepedulian, serta ajakan bersatu melawan karhutla. Karena udara bersih dan sehat adalah hak semua pihak, maka menjaganya pun menjadi kewajiban kita bersama. (*/HMS Polres OKI/HS)





