Ia menekankan peran perempuan sebagai penggerak utama kemajuan di lingkungan masing-masing.
“Jangan sampai program yang dirancang demi kebaikan bersama gagal karena lemahnya pengawasan. Mari kita kawal bersama agar setiap kebijakan berjalan sesuai rencana dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh saudara kita di desa-desa,” tambahnya.
Setelah prosesi pelantikan selesai, berlangsung penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara ABPEDNAS dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum DPP ABPEDNAS Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, dan Ketua Umum SMSI Firdaus di hadapan seluruh tamu undangan.
Kerja sama ini menjadi landasan strategis untuk memperkuat penyebaran informasi, edukasi publik, serta pengawasan pelaksanaan program pembangunan desa.
SMSI yang menaungi lebih dari 3.100 perusahaan media siber di seluruh Indonesia berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program Jaksa Garda Desa atau Jaga Desa.
Kedua pihak juga sepakat membentuk Ruang Berita Jaga Desa di setiap kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menyatukan kekuatan pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, media massa, dan masyarakat sipil untuk mewujudkan desa yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan, penampilan seni, dan sesi foto bersama, menandai awal perjalanan baru Srikandi Jaga Desa serta sinergi yang kokoh antara ABPEDNAS dan SMSI demi kemajuan desa di seluruh Indonesia. (*/SMSI Pusat)






