Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi mengemudi sepanjang ruas jalan yang telah diperbaiki selama perjalanan darat (riding) ke Kecamatan Tulung Selapan, menyampaikan semangat kebanggaan bersama rombongan atas terwujudnya infrastruktur yang memudahkan akses masyarakat.|radarkeadilan.com
Kini, kondisi berubah drastis. Waktu tempuh ke Palembang menyusut menjadi 3-4 jam.
“Alhamdulillah, jalannya sudah bagus meskipun belum semuanya,” ujar Nurhaya.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H. Muchendi bersama warga saat melakukan perjalanan darat (riding) menuju Kecamatan Tulung Selapan, untuk menyaksikan langsung transformasi ruas jalan yang dulunya kubangan lumpur kini menjadi mulus beraspal dan beton, sebuah bukti nyata pembangunan yang dirasakan masyarakat.|radarkeadilan.com
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, yang melakukan perjalanan darat (riding) bersama Bupati OKI H. Muchendi dari Palembang ke Tulung Selapan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus menjadi bukti nyata kerja pemerintah.
“Keluhan masyarakat OKI terkait Jalan Tulung Selapan telah ditindaklanjuti, dengan tujuan memastikan manfaat pembangunan dirasakan merata,” katanya.Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati OKI H. Muchendi meninjau kondisi jalan di Kecamatan Tulung Selapan melalui perjalanan darat (riding), mengawal aksesibilitas dan kemudahan masyarakat di kawasan hutan yang rimbun.|radarkeadilan.com
Bupati Muchendi menyampaikan apresiasi, menyatakan bahwa pembangunan ini telah lama menjadi impian warga.
“Tanpa bantuan provinsi, belum tentu masyarakat bisa menikmati jalan yang layak di akhir 2025,” ujarnya.Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi memimpin rombongan perjalanan darat (riding) melalui ruas jalan yang telah direnovasi, menuju Kecamatan Tulung Selapan, sebagai bentuk komitmen untuk memantau langsung dampak pembangunan infrastruktur yang memudahkan mobilitas masyarakat.|radarkeadilan.com
Transformasi ini tidak hanya memudahkan mobilitas tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal, mengakhiri era kesulitan yang dialami masyarakat selama puluhan tahun. (*/Red)