DPRD Kabupaten PALI Kunjungi Warga Terdampak Banjir, Dorong Penanganan Holistik dan Pembangunan Infrastruktur

Warga Minta Pembuatan Jalan Lingkar Desa dan Pengedaman; Evaluasi Drainase Jadi Prioritas

Berita, DPRD, PALI2738 Dilihat
Spread the love
Spread the love
         
 
  
                 
   
PALI, Radar Keadilan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menghadapi dampak banjir yang melanda Desa Curup Kecamatan Tanah Abang, dengan kunjungan aktif dari lembaga legislatif untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal dan aspirasi masyarakat terpenuhi.

Kunjungan dilakukan pada Senin, 9 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian yang konkret terhadap musibah yang terjadi.

Tim mengunjungi sejumlah titik permukiman yang sebelumnya terendam air, mengevaluasi kondisi lapangan, dan berdialog langsung dengan warga untuk mendengar kebutuhan mendesak.

Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H menyampaikan komitmen lembaga legislatif dalam menangani masalah yang dihadapi masyarakat.

“Kami datang untuk melihat kondisi aktual warga. DPRD bertekad memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi secara tepat sasaran,” ujarnya di sela kunjungan.

Kunjungan tersebut bukan hanya bentuk simbolis, melainkan bagian integral dari upaya menyerap aspirasi secara langsung untuk ditindaklanjuti melalui fungsi pengawasan dan penganggaran yang efektif.

Tim DPRD Kabupaten PALI bersama aparatur dan warga Desa Curup Kecamatan Tanah Abang melakukan peninjauan langsung lokasi terdampak banjir menggunakan perahu, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi lapangan dan memastikan setiap titik permukiman mendapatkan perhatian dalam rangka penanganan pascabencana.|Nandar, radarkeadilan.com

“Masukan dari warga menjadi dasar penting untuk perbaikan ke depannya. Penanganan banjir tidak boleh hanya fokus pada tanggapan darurat, tetapi harus diimbangi dengan langkah pencegahan yang terencana dan berkelanjutan,” jelasnya.

Selain meninjau lokasi terdampak, bantuan juga diberikan kepada warga sebagai bentuk dukungan langsung.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat kecamatan, desa, dan relawan ditegaskan sebagai kunci keberhasilan penyampaian bantuan.

Warga mengajukan permintaan konkret untuk pembangunan Jalan Lingkar Desa dan pengedaman di wilayah Desa Curup.

Atas aspirasi tersebut, akan dilakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan anggota DPRD Dapil VI Kecamatan Tanah Abang untuk pemenuhan kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Evaluasi infrastruktur juga menjadi fokus utama, terutama terkait sistem drainase dan aliran sungai di wilayah rawan banjir.

“Persoalan banjir harus ditangani dari akar penyebabnya. Normalisasi saluran air dan perbaikan sistem drainase harus menjadi prioritas pembangunan agar kejadian serupa tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi tonggak awal penguatan koordinasi lintas sektor dalam mempercepat pemulihan dan mencegah terulangnya banjir di Desa Curup.

Lembaga legislatif akan terus memantau perkembangan penanganan bencana dan memastikan setiap kebutuhan masyarakat mendapatkan perhatian serius – langkah konkret untuk mewujudkan penanganan bencana yang holistik dan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat(*/Nandar)