Keterbukaan informasi menjadi kunci agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan Pemerintah Kabupaten PALI dan warga Desa Sungai Ibul memahami tujuan serta tahapan pekerjaan, sehingga Seismik 3D Peony dapat terlaksana dengan dukungan semua pihak,” kata Pasti Barus.
Ia juga menegaskan mekanisme kompensasi lahan telah disusun sesuai ketentuan resmi Provinsi Sumatera Selatan, mencakup ganti rugi tanaman tumbuh, penggunaan lahan, hingga kemungkinan kerusakan bangunan akibat aktivitas survei.
Masyarakat diminta melaporkan secepatnya jika ditemukan penyimpangan agar segera ditindaklanjuti secara tegas.
Di kesempatan terpisah, Kepala Desa Sungai Ibul Wahyudi menyambut baik pendekatan transparan yang diterapkan pelaksana proyek.
Sosialisasi berjalan lancar dan membuka pemahaman warga terhadap manfaat jangka panjang kegiatan ini.
“Alhamdulillah komunikasi antara PT BGP Indonesia dan pemerintah desa terjalin sangat terbuka. Hal ini membuat masyarakat Desa Sungai Ibul dapat menerima dan mendukung kehadiran proyek ini,” ungkap Wahyudi.
Seluruh pihak berharap pelaksanaan survei berjalan tanpa hambatan, aman, dan tertib, sehingga tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga turut menopang keberhasilan program ketahanan energi nasional. (*/Nanda)









