Baturaja, Radar Keadilan – Kesejahteraan petani menjadi prioritas utama pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ulu.
Pemerintah Kabupaten OKU berkomitmen penuh memajukan sektor pertanian melalui penyediaan infrastruktur pengairan yang memadai, andal, dan menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi kendala keterbatasan air.
Berkat koordinasi yang solid dan kerja keras pemerintah daerah, Kabupaten OKU sukses memperoleh alokasi bantuan infrastruktur pertanian yang signifikan dari pemerintah pusat.
Bantuan tersebut berupa 30 unit irigasi perpompaan dan irigasi air tanah yang disalurkan melalui dua tahapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, menegaskan bahwa jajaran pemerintah daerah sangat berkonsentrasi pada kemajuan pertanian di Bumi Sebimbing Sekundang.
Pihaknya terus berupaya memastikan kehadiran pemerintah di tengah-tengah petani guna memberikan solusi nyata atas tantangan di lapangan.
“Pemerintah daerah siap mendampingi para petani untuk mendongkrak hasil panen mereka. Fokus utama kita tidak hanya sekadar swasembada, tetapi bagaimana meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Kabupaten OKU,” ujar Bupati Teddy Meilwansyah.
Pada tahap alokasi APBN Induk, pemerintah pusat mengucurkan bantuan awal untuk memperkuat sistem pengairan di sejumlah titik strategis Kabupaten OKU.
Bantuan ini meliputi 12 unit irigasi perpompaan yang dialokasikan di Desa Banuayu 2 unit, Kecamatan Pengandonan 1 unit, Desa Muara Saeh 1 unit, Sinar Peninjauan 5 unit, serta kawasan Batumarta 1 sebanyak 2 unit.
Selain irigasi perpompaan, dikucurkan juga fasilitas pengairan bersumber dari sungai dan tanah guna mengatasi kendala kekeringan.




