Musi Banyuasin, Radar Keadilan – Warga Musi Banyuasin (Muba) dibuat resah dengan beredarnya tabung gas elpiji 3 kilogram yang diduga tidak sesuai standar.
Temuan tim media Radar Keadilan pada Selasa (28/10/2025) menunjukkan, sejumlah tabung gas hanya berisi sekitar 2 kilogram, jauh dari standar yang ditetapkan.
Menurut standar Pertamina, berat total tabung gas elpiji 3 kilogram seharusnya mencapai 8 kilogram, dengan rincian 5 kilogram untuk berat tabung kosong dan 3 kilogram untuk isi gas.
Namun, penimbangan acak di lapangan mengungkap banyak tabung yang hanya memiliki berat total 7 kilogram.
Kondisi ini memicu keluhan dari masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah yang sangat bergantung pada gas subsidi ini.
“Kami beli dengan harga normal, tapi kok cepat habis. Kalau terus begini, kami yang rugi,” ujar seorang warga Kelurahan Kayuare yang enggan disebutkan namanya.
Menanggapi keresahan ini, seorang pengamat ekonomi dari Universitas Sriwijaya, Palembang, Dr. Andi Wijaya, menyatakan, “Jika benar terjadi pengurangan isi, ini jelas tindakan kriminal yang merugikan masyarakat. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak tegas.”








