Bupati Toha Tohet menyampaikan bahwa kehadiran Gubernur Herman Deru merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap nasib masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas pengeboran minyak di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Hindoli.
“Kehadiran Bapak Gubernur ini sangat berarti, menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Selain penanganan darurat, kami juga membahas solusi jangka panjang agar kondisi ini tidak terulang,” ujar Toha Tohet.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengemukakan usulan strategis agar lahan yang telah terdampak dan dimanfaatkan masyarakat untuk pengeboran dapat dipertimbangkan untuk dilepas dari kawasan HGU PT Hindoli.
Langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi warga dalam berusaha, sekaligus meminimalisir risiko bahaya di masa mendatang.
“Masyarakat sudah puluhan tahun menggantungkan penghidupan dari sini. Oleh karena itu, kami mengusulkan agar lahan yang sudah terdampak dapat dilepas dari HGU, sehingga mereka bisa beraktivitas dengan lebih tertib, aman, dan teratur,” tegasnya.
Usulan ini diharapkan dapat menjadi solusi komprehensif yang mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus menjaga aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.
Dengan adanya perhatian dan tindak lanjut yang nyata dari pemerintah, diharapkan nasib warga yang bergantung pada sektor ini dapat lebih terjamin dan sejahtera. (*/Desi)










