Ia juga mengingatkan agar kehangatan dalam rumah tangga tidak luntur akibat penggunaan gawai secara berlebihan.
Orang tua, khususnya ayah, disarankan meluangkan waktu khusus untuk berkomunikasi, mendampingi kegiatan belajar, serta bermain bersama anak.
“Jangan biarkan kondisi fatherless terjadi di tengah keluarga kita—di mana ayah ada di rumah, namun tidak hadir dalam kehidupan emosional anak. Meluangkan waktu mendengar, berbagi cerita, dan mendampingi tumbuh kembang adalah investasi terbaik untuk masa depan generasi kita,” tegasnya.
Melalui momentum Harganas ini, Pemerintah Kabupaten OKU mengajak seluruh warga memperkuat ketahanan keluarga.
Sinergi peran ayah dan ibu yang saling melengkapi akan melahirkan lingkungan harmonis yang mendukung tumbuhnya generasi unggul.
“Mari jadikan keluarga sebagai sekolah pertama yang dipenuhi kasih sayang. Di sanalah lahir generasi berkualitas yang akan membawa Kabupaten OKU dan Indonesia melangkah menuju masa depan gemilang,” pungkas Wabup Marjito Bachri.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah OKU Alva Elan, S.STP., M.PSDA, Kepala Kantor Kementerian Agama OKU Dr. Muhammad Ali, Danramil 403-13 Lubuk Batang Kapten Arm Yasteen, Kasat Binmas Polres OKU AKP Ujang Abdul Aziz, serta pejabat daerah dan tamu undangan lainnya. (*/Untung)













