“Kemajuan tanpa arah ideologis akan mudah goyah. Maka dari itu, pembangunan bangsa harus berakar pada nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Supriyanto juga mengajak para ASN dan elemen masyarakat untuk menjadikan pelayanan publik sebagai cerminan nilai Pancasila.
“Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok atau golongan,” katanya.
Di bidang ekonomi, ia mendorong penguatan UMKM, koperasi, dan ekonomi kerakyatan.
“Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa,” tutur Supriyanto di hadapan peserta upacara dari jajaran Pemkab OKI dan instansi vertikal.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Supriyanto mengajak seluruh peserta upacara untuk membumikan Pancasila melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, berbangsa, dan bernegara. Dirgahayu Pancasila, jayalah Indonesiaku!” serunya.
Upacara peringatan yang diikuti secara antusias oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemkab OKI tersebut menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan dan gotong royong di tengah keberagaman.
Nilai-nilai Pancasila diharapkan terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat Ogan Komering Ilir demi terwujudnya Indonesia yang adil, makmur, dan bermartabat. (Lisin)









