Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Muba juga dirangkai dengan agenda strategis organisasi, yakni pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting, Pengurus Kwartir Ranting, serta Dewan Kerja Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Keluang masa bakti 2026–2029.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Anggota DPRD Muba, Andriadi SIP MSi, menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang disesuaikan dengan program kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Muba.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang masuk dalam program kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Muba dan dilaksanakan menyesuaikan dengan agenda kepramukaan di tingkat daerah maupun nasional,” ungkap Andriadi.
Rangkaian kegiatan juga diisi penyerahan tanda penghargaan Pramuka Pancawarsa I hingga IV, penyerahan cinderamata Jambore Nasional XII Tahun 2026 berupa plakat dari Pimpinan Kontingen Cabang Muba kepada Ketua Kwarcab Muba, serta penyerahan Tanda Iuran Wajib (Tiska) Jambore Nasional XII.
Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan 65 tumpeng sebagai simbol perjalanan panjang Gerakan Pramuka.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Bela Negara Kwarda Sumsel Kakak Drs H Rusli Nawi, Wakapolres Muba Kompol Helmi Ardiansyah, perwakilan Kodim 0401 Muba Sertu Heru, Asisten I Setda Muba H Ardiansyah S.E., M.M., PhD., CMA, Ketua Kwarcab Muba Dr Iskandar Syahrianto, Camat Keluang Hendrik S.H., M.Si, Camat Sekayu Edy Heryanto S.H., M.Si, para anggota Majelis Pembimbing Cabang dan Ranting se-Kabupaten Muba, serta jajaran pimpinan perangkat daerah.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Muba menjadi penegasan kembali posisi strategis Gerakan Pramuka sebagai wadah utama pembinaan generasi muda.
Di tengah derasnya arus perubahan zaman, pesan Bupati Toha menjadi kompas arah: teknologi dikuasai dengan keterampilan, namun dikendalikan oleh karakter yang kuat.
Keseimbangan keduanya adalah kunci lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga tangguh secara moral dan mandiri dalam berkontribusi bagi pembangunan bangsa. (*/Desi)









