Ia menegaskan bahwa proyek Sekolah Rakyat Terintegrasi ini merupakan kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan, karena fasilitas pendidikan ini menjadi satu-satunya dan yang pertama di Kabupaten OKU.
“Boleh dilihat daerah lain, gedungnya bagus, fasilitasnya lengkap. Ini merupakan satu-satunya di kabupaten. Sebelumnya sudah kami tawarkan di belakang Pemda, namun lahannya tidak cocok, makanya kita cari lahan lain dan Alhamdulillah pihak Desa Kedaton mau menghibahkan lahan,” kata Bupati Teddy.
Seluruh biaya pembangunan fisik sekolah ini murni bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Pemerintah daerah dan pihak desa hanya bertugas menyiapkan dan memastikan kesiapan lahan.
Pemerintah Kabupaten OKU saat ini tengah mempercepat proses administrasi, termasuk penerbitan sertifikat lahan guna melengkapi syarat dan kriteria dari kementerian terkait.
“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung program ini dengan menghibahkan lahan kepada pemerintah. Insyaallah, Januari 2027 akan dimulai pengerjaannya,” tegas Bupati Teddy.
Dengan hadirnya sekolah rakyat terintegrasi ini, wilayah Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya diproyeksikan akan semakin berkembang — tidak hanya sebagai pusat pendidikan berkualitas, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan aksesibilitas masyarakat sekitar. Investasi di bidang pendidikan adalah investasi masa depan, dan di OKU, masa depan itu kini sedang dibangun bersama. (*/Untung)









