PLN menyadari bahwa keandalan pasokan listrik berdampak langsung pada sendi kehidupan masyarakat — menopang usaha pedagang, menjaga pelayanan rumah sakit, mendukung kegiatan belajar siswa, serta menjaga kelangsungan produksi industri.
Oleh karena itu, PLN terus memperkuat sistem respons cepat, memetakan titik gangguan berulang, serta meningkatkan kesiapan personel dan peralatan guna mempercepat pemulihan layanan.
“Ketika keluhan atau gangguan datang, harus segera diselesaikan. Kami menyadari tantangan di lapangan sungguh berat — petugas harus menyeberang, menembus medan sulit, dan berjuang di tengah cuaca buruk. Namun masyarakat berhak mendapatkan jawaban yang cepat dan kepastian kapan listrik kembali menyala. Semangat ini tidak boleh hanya menjadi cerita di Hari Listrik Nasional, melainkan perubahan nyata yang dirasakan setiap hari oleh masyarakat,” tegas Suroso.
Suroso menambahkan, listrik telah berkembang menjadi pendorong utama kehidupan dan pembangunan bangsa.
Semangat PLN Empower All menjadi landasan agar setiap kilowatt yang disalurkan mampu membuka peluang dan memberdayakan kehidupan masyarakat.
“Hasil kerja kami terlihat dari lampu yang menemani anak-anak belajar, usaha kecil yang terus beroperasi, industri yang berkembang, serta rumah yang tetap tenang karena listrik terus mengalir. Di sanalah pengabdian PLN menemukan maknanya — cahaya yang menerangi perjalanan bangsa menuju masa depan yang lebih sejahtera,” tutup Suroso. (*/Darma)
Narahubung
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN
Telepon: 021 7261122 | Faks: 021 7227059
Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang penyediaan tenaga listrik. PLN terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik melalui agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi perusahaan kelas dunia dan mitra energi pilihan utama bagi pelanggan.
PLN mendukung pencapaian target Net Zero Emissions tahun 2060 melalui transisi energi, digitalisasi layanan, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul.





