“Kasihan mereka para RT dan RW yang sudah berjuang untuk masyarakat yang haknya hanya sedikit tapi belum dibayar hingga saat ini,” harap anggota Dewan dari fraksi Demokrat H. Suhro Wardi.
Pada kesempatan yang berbeda, tim investigasi media belum berhasil menemui Plt.Kepala Desa Wanakerta yang dijabat oleh Sekdes Wanakerta bernama Faisal.
Di kantor desa wartawan hanya bertemu dengan pegawai desa yang melaksanakan pelayan.
Selanjutnya, tim investigasi menuju ke Kantor Kecamatan dan bertemu dengan Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pemerintah Desa, H. Hasbullah di ruang kerjanya (11/6/2025) lalu.
“Saya sudah berkoordinasi dengan inspektorat untuk menyelesaikan masalah penyelewengan uang bantuan RT/RT yang lebih dari satu miliar itu, pihak keluarga berjanji akan menyelesaikan dengan jalan kekeluargaan,” ungkapnya.
Ditanya lebih jauh tentang batas waktu pembayarannya, Hasbullah enggak menjawab tegas.
“Ya… Nanti itu bisa dikomunikasikan dengan keluarga dan inspektorat yang menangani kasus, karena pihak keluarga juga masih tertekan karena masalah hukum yang menimpa keluarganya,” pungkasnya.
Penulis:
Imam Suwandi, S.Sos., M.I.Kom Pengamat Sosial dan Politik (Kepala Litbang dan Diklat, DPP SWI (Red*/SWI)








