“Kami berharap KDMP Mulya Jaya dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi desa yang mandiri, di mana gerai sembako ini akan berkembang seperti minimarket modern, sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa harus keluar desa,” katanya.
Menanggapi persaingan dengan toko ritel modern yang semakin menjamur, Hendri menyatakan optimisme.

“Harga yang kami tawarkan sangat bersaing. Lebih dari itu, koperasi ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga berupaya membantu warga mendapatkan barang kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” tegasnya.
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran KDMP Mulya Jaya adalah langkah konkret dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
Ia menekankan bahwa program prioritas presiden Prabowo ini merupakan pilar penting dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi seperti ini harus menjadi contoh bagi desa-desa lain. Pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh agar koperasi dapat tumbuh, profesional, dan berdaya saing,” ujarnya.
Muchendi juga mengajak seluruh warga untuk aktif menjadi anggota dan berbelanja di koperasi.
“Jika koperasi kuat, maka masyarakat sendiri yang akan menikmati hasilnya. Inilah semangat ekonomi gotong royong yang kita bangun dari desa,” pungkasnya.

Dengan beroperasinya KDMP Mulya Jaya, Pemerintah Desa Mulya Jaya menargetkan peningkatan sirkulasi ekonomi warga.
Koperasi ini diharapkan menjadi embrio ekonomi lokal yang tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar. (*/Red)




